Kopi dan Lagu

Aku mengaduk Kopi hitam pekat di atas meja sambil tersenyum gembira!
Entah ada apa dengan senyumku hari ini, Karena dia kah ?
Agghh jangan Tanya dia lagi,, CUKUP
Dengan senyum yg masih merekah di bibirku, Aku memegang kembali handset yang sempat berlama-lama di bahu kananKu. Menyetel ulang untuk mendengarkan lagu-lagu yang aku suka,,,

Akhirnya aku menemukanMU, Aghh Menemukan lagu kesukaanKu. Entah kenapa setiap mendengar sebuah lagu aku ingin meluapkannya menjadi sebuah tulisan yang memercik hati dengan sentuhan lembut air telaga. Hari ini lagi mendengar kembali lagu terbaru dari salah satu band favorit aku. Salah satu band papan atas yang pernah drop gara-gara video yang membuat pria tegang dan bagi perempuan adalah sesuatu yang jijik-pikirku, PETERPAN itulah nama band yang sedang aku bicarakan, Tidak lama ini ia telah mengubah nama bandnya dengan Kata NOAH. Entah makna apa yang terkandung di dalam kata itu.

“Separuh Aku” itulah judul lagu yang sedang aku dengarkan sekarang,,
Mendengarkan lagu ini membawaku ke pantai, mengenakan Celana pendek berwarna Hitam. Duduk dengan minuman berwarna hitam di gelas tinggi. Selonjorkan kaki panjang-panjang, lalu menikmati semilir angin. Semilir angin ini menggerakkan tanganku untuk menggapai sebuah topi yang telah terkubur pasir putih yang mungil.

Mungkin topi ini juga bergembira, Aku telah melepaskannya. Sementara di kejauhan ada gulungan ombak, tidak terlalu besar yang membuat hati terasa tenang dan sejuk. Gulungan-gulungan air yang menjadi satu membawaku terlarut dalam sebuah imajinasi yang pendek dan menghayalkan bayangan anak-anak kecil yang sedang bergandengan tangan sambil bercanda ria. Cukup untuk melihat lautan biru yang super luas—merasakan kedipan langit yang jernih.

Agghh,, Kembali menikmati kopi hangat yang aku buat,, spontan kuteringat dengan sebuah film romantic yang pernah aku nonton sebelumnya, Sebuah film yang berharu-biru dengan cerita dan scenario yang menarik serta dengan kata-kata yang begitu miris dalam setiap baitnya,,! Menceritakan tentang dua si JOLI yang sedang di mabuk cinta ,, meskipun baru menit pertama nonton, aku sudah bisa menebak akhir dari film ini, tapi tetep seru dengan adanya kata-kata yang menyejukkan hati, miris, dan membuat seseorang melayang-layang saat mengetahui makna yang sebenarnya. Salah satu kalimat yang membuat bibirku tersenyum adalah kata ini;

Ternyata Cinta itu seperti kopi panas… 
Paling enak diminum saat PANAS 
Tapi resikonya akan cepat habis, supaya g’ cpt habis
harus diminum pelan-pelan, tapi resikonya jadi keburu dingin

Aku meminum pelan-pelan kopi hangatku,,seakan tidak ada lagi hari esok untuk kopi senikmat ini. sambil terus mendengar lagu yang udah mau habis,,
Mendengarkan lagu ini, ada perasaan leluasa seperti biru di kejauhan. Ada jernih seperti langit, perasaanku bergelombang tinggi—ini adalah perasaan melepaskan yang menyenangkan. Saat ini walaupun aku sedang merasakan kehilangan yang sama, lagu ini cukup menguatkanku untuk melepaskan—lalu tersenyum. Senyum yang manja, Manja dalam artian tanda kutip… Semilir angin pantai yang selalu berirama sambil bernostalgia bersama!

Begitu saja, selamat melepaskan—kali ini Aku melakukannya dengan bantuan kopi hangat dan sebuah lagu. #Salam

Iklan

3 thoughts on “Kopi dan Lagu

  1. Riska Amanda berkata:

    Melepaskan itu sedikit rumit jika orang yang melepas masih mempunyai hasrat untuk memiliki 🙂 Nice post.. Good job

  2. Riska Amanda berkata:

    Melepaskan itu terkadang rumit bagi seseorang yang masih punya hasrat untuk memiliki 🙂 Nice post.. penyampaian dengan kata2 puitis lumayan bagus | salam kenal yah

  3. Sri Hardiyanti berkata:

    Melepaskan dan dilepaskan adalah dua hal yang hampir sama tapi sangat sama dalam melakukannya (Sulit)

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s