Take Care Lip or fingers

Peribahasa “mulutmu harimaumu” tampaknya sudah mulai tidak ter_update  di zaman yang serba modern dan canggih ini. Sudah kenal dengan sosial media? siapa yang tidak kenal dengan sosial media? dunia maya yang dijadikan sebagai tempat sosialisasi ini selalu ramai dikunjungi setiap harinya. Mulai dari facebook, twitter, bahkan yang lagi nget_tren sekarang yaitu line, kakao-Talk, serta instagram merupakan dunia maya yang bisa dijadikan tempat nongkrong dan saling mengobrol satu sama lain, apakah itu orang luar ataupun teman dekat kita sendiri. Secara tidak sadar, Segala macam hal ditumpahkan di dunia maya mulai dari berita umum, peristiwa, politik, gosip selebriti, kehidupan pribadi, sampai rahasia yang seharusnya tidak diketahui orang lain: di-share ke publik. Semua itu bukan berasal dari mulut, melainkan dari jari-jari tangan.

597357-the-man-works-on-notebook

Teknologi yang serba canggih membuat kita semua bisa bebas berekspresi yang luar biasa. Bayangkan saja, tulisan yang kalian baca sekarang merupakan tulisan yang sengaja saya publish agar kalian bahkan semua orang dimana saja bisa membaca apa yang saya posting-kan pada blog yang sudah mau memasuki 2 tahun ini. Hanya dengan satu klik, rangkaian kata yang saya susun bisa terpampang dan tersebar di dunia maya. Betapa hebatnya jari-jari tangan ini bila dibandingkan mulut yang hanya bisa diam.

Tapi Sayangnya, jari-jari ini lebih sulit dikendalikan daripada mulut. Mungkin mulut bisa diam ketika menyaksikan sesuatu, tapi jarinya membuat postingan di blog, status di facebook bahkan nge-twit di twitter. Mungkin mulut bisa menahan emosi ketika kita diabaikan ataupun diomeli tanpa sebab, tapi jarinya update status penuh emosi. Mungkin mulut tidak berani banyak bacot di depan umum, tapi jarinya selalu lancar menghina bahkan seakan-akan ingin membunuh orang-orang di dunia maya.

Sekarang, saya bertanya kepada kalian manakah yang paling berbahaya dan pantas dijaga-> lip or fingers?
Begitu saja, intinya semua akan baik selama kita bisa mengarahkannya ke yang baik pula. jangan tanya saya bangaimana caranya buat mengarahkan ke yang baik karena saya juga masih dalam proses berfikir hahahaha 😀

Picture by Google.com/Picture/Jari-pada-keyboard
Iklan

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s