Jelek2 Karya Sendiri

Siang ini masih saja disibukkan dengan kegiatan kampus yang serba melelahkan. Namun, disisi melelahkan itu terselip sebuah kata “Berbagi” yang membuatnya tidak terasa membosankan dalam menjalani.

Berbicara masalah kata Berbagi, kembali saya mengingat kejadian tadi siang yang sempat berfikir negatif terhadap kata Berbagi. Disela-sela kesibukan kampus yang lumayan padat, saya duduk dikursi putar berwarna hitam sambil membaringkan kepala yang lelah karena tugas disebuah meja persegi panjang berwarna putih. Ketika menengok keatas, terlihat balok kayu berwarna coklat pekat membentang sebagai dasar penyimpanan barang-barang kecil. Sentak terlihat tumpukan kertas yang begitu banyak dibagian atasnya yang membuat saya kembali mengerutkan dahi.

Menggapai kertas itu dan ternyata semuanya “Salah Duga”. Itu adalah sebuah penyusunan syarat untuk memperoleh gelar sarjana SI dalam jurusan pendidikan fisika yang sementara saya jalani sekarang. Melihat latar belakangnya cukup membuat saya tersenyum sejenak, namun yang membuat dahi saya tambah berkerut dan langsung menyimpan tumpukan kertas itu kembali adalah bagian tinjauan pustaka. Tinjauan pustaka yang katanya dua hari telah ia buat ternyata bukan karya orisinil.

OH my GOD, Kembali pemikiriran kreatif saya untuk merangkai kata ini “Jelek-Jelek Karya sendiri itu lebih baik, dari pada Cakep tapi karya orang lain diakuin. Menjijikkan!”.

Terimakasih telah mendengar ocehan saya melalui postingan siang ini 🙂 Begitu saja, Mari menyantap makan siang.

Iklan

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s