Melihat Kebelakang

Kemarahan juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya sebuah kenangan baru. Kemarahan adalah suatu keadaan dimana lidah kalian bekerja lebih cepat dibandingkan pikiran dan tindakan lebih cepat dibandingakan dengan nurani. Tak ada yang mampu mengubah masa lalu, tapi kalian bisa merusak masa depan dengan menangisi terus masa lalu dan terus-terus merisaukan masa depan yang tengah ada didepan mata.

Jangan mengingat kenangan sambil histeris dan terbawa dalam masa depan, tapi tuntun kehidupanmu dan ikut sertakan kenangan dibelakangmu sebagai motivator sekaligus penasehat dan pengingat untuk mencapai keberhasilan. Jangan pernah meratapi kenangan tapi jadikan dia sebagai pelajaran. Tuhan tidak menurunkan takdir begitu saja, tapi tuhan memberikan takdir sesuai dengan apa yang kita lakukan. Jika kita maju dan berusaha maka tuhan akan memberikan kita takdir kesuksesan. Tapi ketika kita lengah dan malas, maka tuhan akan memberikan takdir kegagalan.

Saat kita menatap kebelakang, sesungguhnya kita sudah tertinggal dengan orang-orang yang menatap kedepan. Sebab sesungguhnya kenangan itu merupan guru besar untuk menuntun kita dan membangun masa depan yang lebih baik. Jangan pernah merasa kurang percaya diri, baggakan dirimu sendiri walaupun ada orang yang tidak menyukai. terkadang orang yang tidak menyukaimu karena mereka iri tidak bisa menjadi sepertimu. Tuhan memang selalu menciptakan sesuatu dengan berpasang-pasangan. Ada laki-laki dan perempuan, ada tangan kanan dan tangan kiri, ada yang pintar dan ada yang bodoh. Jangan bilang kalian tidak pernah mengecap manisnya kebahagiaan dalam suatu kenangan. Jangan katakana kalian selalu merasakan kepahitan dalam kenangan. Mari jadikan itu semua seperti air yang jernih yang senantiasa mengalir dan lakukanlah yang terbaik dalam keseharianmu.

Jika kamu takut melangkah di masa depan gara-gara masih terbayang dengan masa lalu, maka lihatlah bayi yang selalu bersemangat untuk berjalan. Niscaya akan kalian lihat kalau dalam hidup kita, tidak selamnya bahagia. Sebab kita harus adil, kita harus merasakan keduanya agar kita bisa belajar. Dan hanya manusia yang terbaik yang bisa bangkit dari keterpurukan masa lalunya.Jika kalian melihat dunia, maka selalulah melihat kebawah. Jangan menengadah, sebab yang kalian dapatkan hanya sakit leher dan mata yang berkunang-kunang.

Hidup itu ibarat naik sepeda. jika kita tidak ingin jatuh dan tersungkur untuk kedua kalinya, kita perlu untuk menjaga terus keseimbangan dan terus bergerak serta mengayuhkan kaki. Ingatlah, kesedihan dan kepedihan kalian hari ini, akan terasa indah dan manis ketika kalian mengingatnya nanti dalam ruang lingkup kenangan pahit yang telah menjadi pelajaran.

Iklan

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s