Sedikit Opini Tentang Hitam

sedikit opini tentang hitam

Jika orang-orang ditanya secara cepat tentang apa yang mereka pikirkan tentang warna hitam, Kebanyakan akan menjawab “Gelap”. Tidak bisa dipungkiri jika warna hitam tidak akan berarti jika tidak ada warna lain dan begitupun sebaliknya.

“Agh, enggak kok! gue pakai warna hitam mulai dari bawah sampai atas, namun kata teman gue semuanya pas. Itukan mengartikan jika hitam itu berarti”

Hey, ada satu yang kalian lupakan. Walaupun yang kalian pakai semuanya hitam, tapi tetap ada kok yang tidak berwarna hitam.

“Apa itu?”

Kulit. Yah, Kulit yang tidak berwarna hitam akan sangat serasi jika dipadankan dengan warna hitam. Coba bayangkan, jika kulit kalian hitam – sehitam baju yang kalian kenakan, itu akan terlihat tidak nyaman bagi orang sekitar. Itu sudah tidak bisa diganggu gugat dan PASTI. Warna hitam itu mempunyai hati yang tidak membeda-bedakan, karena Salah satu kelebihan dari warna hitam adalah Netral. Ia tidak seperti warna-warna lainnya yang saling membedakan satu sama-lain. Hitam itu sangat indah jika ada warna lain yang hinggap walaupun hanya secuil. Pernah lihat langitkan, Langit akan nampak indah ketika bintang-bintang bertaburan dengan kerlap-kerlip cantiknya yang senantiasa bergandengan dengan sang rembulan. Jika tidak ada bintang, maka langit akan terasa hampa dan sunyi.

Menurut salah satu dosen psikologi saya, hitam menunjukkan pribadi yang lebih suka bungkam dan pintar merahasiakan sesuatu. Yah, mungkin ini karena sifat gelap dari sang hitam. Ketika lampu menyala, kita dapat melihat seisi rumah, namun ketika lampu padam dan sang gelap menyapa, semuanya hilang entah kemana. Mungkin karena sedikit logika itu yang menjadikan hitam di defenisikan sebagian orang sebagai kematian, kesedihan dan kehilangan. Namun, dua sifat yang akan menonjol jika kita berani melawan sang hitam adalah “Jantan dan Ketenangan”

Jadi, Warna hitam itu akan berarti ketika ada warna lain yang melekat padanya. Tidak ada warna yang tidak membutuhkan warna lain jika ingin tampil indah dan sempurna. Sama halnya aku dan kamu yang akan berarti ketika kita bersama. Dengan bersama, kita akan saling menutupi kekurangan yang ada. Seperti kata R.A Kartini, “Habis Gelap, Terbitlah Terang” (Gelap dan Terang sama-sama membutuhkan) karena dengan ada keduanya maka disebutlah kehidupan.

Penyuka warna hitam itu beda. Namun, Beda sering di bilang konflik, memisahkan (yang tadinya mencintai, jadi membenci) dan tabuh, yang ujung-ujungnya memaksakan kehendak. Padahal, pebedaan bukannya berbicara tentang siapa yang benar, Tapi untuk memperkaya warna dunia. Seperti air dan minyak, Tidak bersatu namun bisa berdampingan. Layaknya warna hitam dan pink yang berbeda, namun jika didampingkan akan membentuk warna yang penuh pesona. Pesona yang melahirkan senyum, tawa, kata-kata dan kebersamaan yang lekat. Ibarat kamu dan Aku, yang sama-sama berbeda sifat namun tetap berdampingan dan berjalan dalam satu arah yaitu sebuah hubungan yang begitu lekat.

Tulisan ini menjadi Pemenang ke-Lima pada #BlackGiveaway

Iklan

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s