The Rain

tumblr_lste81

Picture by Google picture (Kopi dan Hujan)

Beberapa hari ini, hujan kembali menampakkan rintik-rintiknya yang halus. Menghiasi langit dan bumi dengan tetesan-tetesannya yang sesekali membuat kesejukan yang tiada tara. Hujan kali ini seakan tak memberi celah untuk sang mentari yang ingin juga menyapa sang alam semesta. Mentari hanya mengintip sejenak, lalu kemudian menghilang dibalik awan-awan hitam yang begitu pekat.

Aku selalu merindukan hujan dan akan tetap juga mencintainya.
Karena seseorang pernah berkata padaku, bahwa hujan merupakan gumpalan rasa rindu yang menguap lalu menjadi awan. Katanya, ketika kita sedang rindu yang betul-betul menggigil, terperihkan dan menyesakkan dada, maka rasa rindu itu akan menjauh dan berubah menjadi rintik-rintik hujan yang begitu menyejukkan.

Sama seperti hujan sebelumnya, Kali ini hujan membuatku merasa tenang.
Membuatku ingin berlama-lama menikmatinya dibalik jendela kamarku bersama secangkir coffee hitam untuk sekedar menyaksikan titik-titik hujan yang disajikan oleh langit kala awan sedang menampung semua rindu sang perindu.

Disetiap titik titik hujan yg jatuh…ku titipkan sebagian isi hati ku…
disana ku titipkan segelumit asa yg tak mungkin ku gapai…
asa yg hanyaa aku dan hujan yg tahu…dan disetiap titik titik hujan,,
juga ku titipkan rasaa rinduku kepadaa dia yang ku cinta…

Hey, Selamat Menikmati hujan dengan Versimu ^_^

Iklan

4 thoughts on “The Rain

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s