Andalkan Logika Atau Perasaan

Logika & Perasaan;
Apa yang terbesit dikepala mungil kalian jika mendengar dua kata diatas?
Berdasarkan hasil survey yang saya lakukan, Hampir semua orang mengatakan; “Perempuan Dan Laki-Laki

Logika dan Perasaan

“Perempuan itu lebih dikuasain sama perasaan dan Laki-laki itu lebih dominan logikanya”

Kutipan diatas merupakan kalimat yang sering sekali disebutkan oleh banyak orang, termasuk waktu workshop ataupun seminar yang ngebahas masalah cinta. Namun, memang tidak bisa dipungkiri, jika hal itu benar. Kalian mengerti-kan perbedaan Logika dengan Perasaan? Jika belum, Mari simak contoh yang saya berikan;

Kronolologi ~ “Suatu hari, Kalian menemukan (perempuan/Laki-laki) yang sudah merasa sangat cocok satu sama lain. Kalian begitu menyayangi serta mengaguminya. Tak tanggung-tanggung, Orang tua kalian sudah memberikan lampu hijau untuk melanjutkan. Disela-sela berjalannya waktu, si Dia membuat kalian kecewa berat dengan perilaku yang tidak bisa diterima oleh kalian. Dia berpaling kepada sahabatmu sendiri atau bahkan menduakanmu dibelakang”

Tanggapan Orang yang Menggenggam Perasaan

  • Hati kalian bagaikan teriris dan hancur berkeping-keping. Kalian nangis sekencang-kencangnya. Selera makan berkurang dan hanya menatap sendu. Awal kalian dikecewakan, Kalian akan Mencaci maki pasanganmu, Membully-nya habis-habisan (Entah di twitter ataupun facebook), Foto-fotonya kalian hapus dari laptop ataupun dirobek-robek, SmS dipindahkan ke tong sampah dan pemberiannya kalian berikan kepada orang lain bahkan lebih parahnya dibuang entah kemana agar kalian tidak melihat satu-pun peninggalannya. Terus, Kalian bakalan ngedenger lagu-lagu sedih gitu selama satu minggu. Setelah mencapai dua Minggu kalian dikecewakan, percaya atau tidak, Kalian akan kangen sama dia. Kangen senyumnya, kangen momen ditempat romantis, pokonya kangen semuanya. Tak lama, kalian kembali memungut foto yang kalian robek kemudian menyatukannya kembali. Dan yang lebih parahnya, kalian akan berfikir jika kesalahan yang dia lakukan merupakan “HAL YANG BIASA” dengan menjungjung tinggi kalimat “Kan Gue Musti Nerima Dia Apa Adanya”. Jelang beberapa saat, kekasihmu datang kembali dengan gombalannya yang menggiurkan serta penjelasan yang telah tersusun rapi agar membuatmu luluh. Akhirnya, kamu menerimanya kembali tanpa memandang kesalahannya yang lalu.

“Apakah itu Lemah?” Tanyamu dalam hati
Bisa jadi, Tapi bukannya kata orang cinta itu Buta?
Yang pasti, yang namanya Rasa itu gak bisa dibuat karena ia datang langsung dari hati. Itulah sebabnya kenapa cinta tidak bisa di manipulasi. (kalau memang cinta, Kenapa harus peduli sama kata orang). Mungkin seperti itu.

Tanggapan Orang yang Menggenggam Logika

  • Awal dikecewain, pastinya bakalan galau dan rada-rada sedih gitu. Awal-awal memang masih mengenang dia dengan segala tingkah konyolnya. Namun, Ketika beranjak satu minggu, Logika terus menghasut dan merasuki dirimu. Hingga, kalian tiba pada satu titik, Titik yang membuat kalian tegar dan menganggap semua itu adalah angin lalu. Kalian menerima jika kekasihmu itu memang orang yang brengsek dan kalian akan merasa beruntung diperlihatkan sifat buruknya sebelum melangkah lebih jauh. Foto-fotonya tidak kalian robek, malahan disimpan di album foto guna memamerkan jika kalian punya mantan yang cakep/Cantik atau terbaik dikampus. Mungkin kalian akan sedikit mengingat kembali memori bersama ketika melewati tempat yang pernah kalian kunjungi, But pemikiran itu tidak akan membuat kalian galau ataupun sedih. Malah, kalian akan malas untuk menanggapi semua itu, karena kalian tahu jika dia sudah bukan milikmu dan ngapain mikirin orang yang sudah bukan milik kalian lagi. Dan ketika dianya minta balikan, Kalian akan mengabaikannya dengan kata-kata sinetron “Aku sudah Maafin kamu, Tapi mending kita temenan aja”.

“Wah, Berarti saya Kuat dong karena Ngandalin Logika” katamu sambil tersenyum
Mungkin, Tapi keputusan itu juga bukan 100% yang bakalan membuat dirimu bahagia. Bahkan, dengan menyandang sifat ini, kebanyakan sudah menyandang status “Playboy” dan “PlayGirl”. Ngertikan maksudku.

Nah, seperti itu perbedaannya Logika dan Perasaan. Saya menjabarkannya dalam hal RESPON agar bisa cepet ketangkep ama otak kalian semua. Eh, Pernah ngalamin kejadian seperti kronologi diatas gak? Ah, cukup Nggak usah dijawab jika tepaksa 🙂

Kalian dipihak mana, Logika atau Perasaan?
Apapun yang kalian Pilih, Minumnya tetap Teh Botol SOSRO
#Eh, Salah! Maksudnya selalu sisipkan Hati Kecilmu.
Hati kecil ini terkadang dilupakan dalam penggunaan logika dan perasaan. Mungkin karena dia tak berbentuk, tak nampak, dan tak tersentuh. Bener, Hati kecil itu sesuatu yang muncul dari dalam diri kalian. Sesuatu yang merupakan pegangan jika kalian ragu mengambil keputusan logika atau perasaan. Terkadang, sesuatu yang kecil bisa membuat sesuatu yang besar. Jadi jangan meremehkan hati kecil kalian. Biasanya, perasaan dan logika kalian gak sejalan dengan hati kecil kalian.

“Wah, Emang bisa gitu?” tanyamu penasaran
Bisa Dong, Suatu saat kamu akan jatuh cinta dengan seorang perempuan/laki-laki yang rendah derajatnya dibanding kalian. Tentunya, Jika mengandalkan logika, itu tidak bisa diterima. Namun, Hati kecil bisa. Karena cinta tak pernah memandang harkat dan martabat. Karena cinta adalah sebuah Rasa. Apapun bentuk dan kronologi cintamu, Yakinlah jika Tuhan telah menentukan yang terbaik dari yang terbaik untuk masa depan cintamu.

Salam Pecinta

Iklan

5 thoughts on “Andalkan Logika Atau Perasaan

  1. BangKoor berkata:

    Hmm.. ini nih yang biasanya bikin ribut. Cewek biasanya selalu ngandalin perasaan dan prasangka. Sedangkan cowok bersikukuh dengan logika dan pembenarannya.

    Makanya dibutuhkan hati kecil ya. Kalo hati kecil keduanya berbunyi sama, konflik pasti terhindarkan..

    Btw, jujur aku bingung baca kronologinya loh. Kata gantinya kebanyakan. Hihi.. maap ya Rian malah jadi ngekritik ^_^

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s