HUMAN

Sesungguhnya semuanya itu terletak pada tindakan nyatamu. Kata-kata terkadang nggak lebih dari sekedar kata-kata. Bisa jadi itu dikarenakan luapan emosi sesaat, atau pembuktian bahwa kita nggak mau dikategorikan ke dalam mereka-mereka yang nggak memiliki visi dan misi. Berkata secukupnya, kemudian bertindak. Berjanji hanya kepada Tuhan, selalu memikirkan sebelum berbuat dan utamakan Dia.

Human

Pastilah manusia sering menganggap manusia lain sebagai ini, itu, dan berbagai label ataupun kategori lainnya. Tapi pernahkah manusia berpikir lebih dalam, “jangan-jangan itu dia yang seperti itu?” hanya saja manusia tidak menyadari, karena kesalahan manusia lain yang terletak di depan matanya, dengan ukuran yang ia biarkan membesar hingga begitu menjadinya.

Tiap manusia pernah kehilangan dirinya. Ketika mereka kehilangan arah tujuannya, terlepas dari pegangan hidupnya selama ini, bukanlah waktu yang seharusnya untuk melabel jika manusia itu buruk dan pantas untuk ditinggal atau dilecehkan, atau bahkan dianggap lebih tidak sempurna dari pada diri kita. Bukankah lebih manusiawi kalau kita memahami dan membantu dia untuk berdiri? bukannya ditinggal begitu saja! karena akan selalu ada faktor x yang membuat manusia tergelincir dan terjatuh untuk kesekian kalinya.

Haruskah kita hidup berdasarkan kodrat? sedangkan batasan kodrat itu sendiri sangat relatif bagi setiap makhluk hidup. Hargai inner will dari tiap manusia. apa sebenarnya fungsi kodrat di sini? mungkin untuk membuat suatu order, suatu kedisiplinan, dalam dinamika hidup manusia. Mungkin!

Manusia berkata ini dan itu, mungkin itu yang terbaik bagi dirinya. Manusia menagih janji manusia lain untuk selalu ada di sampingnya sebagaimana makhluk sosial seharusnya. Tapi manusia sendiri selalu mengacuhkan manusia lainnya dalam merangkai mimpi. Ia meninggalkan pribadi-pribadi lain yang seharusnya dipertimbangkan sebagai faktor consider dalam mimpi tersebut. Lantas, bagaimana orang sukses memposisikan diri terhadap rekan-rekannya ketika mereka berjuang menuju puncak? bukankah butuh fokus dan determinasi yang begitu tinggi?

Manusia selalu berpikir terlalu banyak. Memikirkan hal-hal yang menurut kebanyakan common sense adalah hal yang tidak penting. Sebenarnya tidak, manusia hanya mencoba mencari kebijaksanaan. Manusia ingin menyelaraskan segala yang ia ucap dengan perbuatan. Manusia hanya ingin berbuat. Jadi berhentilah menjatuhkan diri sendiri. Manusia itu kuat, ia bisa!

Di atas itu semua,
Paling tidak manusia mencoba untuk kuat!
Begitu saja untuk hari ini, selamat menjalankan ibadah puasa manusia-manusia 🙂
semoga bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Iklan

11 thoughts on “HUMAN

  1. Surya Blog berkata:

    Itulah manusia.. hanya bisa menilai dari sisi baik dan buruknya manusia lainnya. cuman sangat disayangkan, penilaian 1000 kebaikan selalu diabaikan ketimbang satu keburukan. Karena sifat manusialah yang selalu jeli melihat keburukan ketimbang kebaikan. Ah sudahlah, semoga di bulan suci ini kita semua diberikan berkah #Amin

  2. harda wijaya berkata:

    Mungkin sudah jadi kebiasaan manusia untuk asal menilai manusia lainnya. Kebanyakan hanya menilai dari luarnya saja dengan cara menerka tanpa mengetahui hal yang sebenarnya hingga melahirkan hujatan yang tak berarti…

Komentar akan muncul setelah dimoderasi. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s